Kajian 45 : Dikumpulkannya Orang Kafir ke Neraka


Setelah selesai peristiwa hisab di padang masyar, maka Allah swt memisah penduduk surga dan penduduk neraka secara bertahap.
Dalam sebuah hadits shahih dalam kitab Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah saw bersabda yang artinya, “Kelak di hari kiamat akan ada yang memanggil dan memerintahkan setiap umat untuk mengikuti Tuhan yang dia sembah selama di dunia. Maka tidak ada manusia yang menyembah selain Allah swt seperti patung dan batu, kecuali dia akan berjatuhan ke dalam neraka. sehingga tidak tersisa kecuali orang yang beriman, baik yang beramal sholeh maupun yang fasiq dan sebagian kecil atau sisa ahlul kitab yaitu orang Yahudi dan Nasrani. 


Kajian 44 : Beberapa Kejadian di Padang Masyar



Diantara kejadian-kejadian yang terjadi di padang masyar kelak adalah pertengkaran antara pembesar-pembesar orang kafir dan para pengikutnya. 

Di dalam surat Saba ayat 31 sampai 33, Allah swt menyebutkan bahwasanya orang-orang kafir akan dihadapkan kepada Allah swt. Dan berkatalah orang-orang yang dianggap lemah kepada para pembesar-pembesar mereka, ‘Kalau bukan karena kalian tentulah kami dahulu menjadi orang-orang yang beriman’. Maka pembesar orang-orang kafir itupun membantahnya dengan mengatakan, ‘Apakah kami yang telah menghalangi kalian dari petunjuk sesudah petunjuk itu datang kepada kalian? Tidak. Sesungguhnya kalian sendirilah orang-orang yang berdosa’.

Kajian 43 : Telaga Rasulullah saw



Diantara beriman kepada hari akhir adalah beriman dengan adanya telaga Rasulullah saw pada hari kiamat. Hadits-hadits yang mendasari masalah ini mencapai derajat mutawatir. Diantaranya sabda Rasulullah saw yang artinya, “Sesungguhnya setiap nabi memiliki telaga dan sesungguhnya tiap mereka akan saling berbangga siapa diantara mereka yang telaganya paling banyak didatangi. Dan aku berharap telagaku akan menjadi telaga paling banyak yang didatangi.(H. R. Tirmidzi)

Kajian 42 : Mizan atau Timbangan Amal



Diantara beriman kepada hari akhir adalah beriman akan adanya mizan atau penimbangan amal. Allah swt berfirman yang artinya, “Dan Kami akan meletakkan timbangan-timbangan yang adil pada hari kiamat maka tidak ada seorangpun yang akan dizalimi sedikitpun.” (Q. S. Al Anbiya : 47)

Kajian 41: Menegakkan Qishash


pengembalian hak orang yang dizalimi

Kajian silsilah beriman kepada hari akhir kali ini adalah menegakkan qishash atau hukuman bagi orang yang zalim. Termasuk keadilan Allah swt adalah menegakkan qishash di antara makhluk di hari kiamat. Tidak ada makhluk yang dizalimi di dunia oleh yang lain kecuali akan Allah swt kembalikan haqnya di hari kiamat. Bahkan diantara hewan sekalipun.

Active Search Results