Kajian 20 : Terbitnya Matahari Dari Barat




Matahari setiap hari selalu meminta izin kepada Allah swt untuk dapat terbit di sebelah Timur, sampai pada waktu yang telah ditetapkan, maka Allah swt tidak mengizinkan matahari untuk terbit dari  timur, dan menyuruhnya kembali dari tempat dia datang yaitu arah barat. Akhirnya terbitlah matahari daribarat. Hadits ini shahih diriwayatkan oleh Bukhari, Ali Imam.


Terbitnya matahari dari barat merupakan salah satu tanda besar dekatnya hari kiamat. Apabila manusia melihatnya, maka berimanlah manusia semuanya dan mereka yakin kiamat sudah sangat dekat, namun tidak berguna iman mereka. (Q.S. Al An’am : 158) Rasulullahsaw menafsirkan di dalam ayat ini bahwa tanda kebesaran Allah tersebut adalah terbitnya matahari dari barat. (H.R. Bukhari dan Muslim)

Setelah melihat matahari yang terbit di sebelah barat, orang-orang kafir pun bertaubat dari kekafirannya, orang yang beriman yang sebelum menyia-nyiakan amal sholeh akan bertaubat dan segera melakukan amalan sholeh namun tidak berguna amalan-amalan tersebut dan pintu taubat di kala itu telah tertutup. Seluruh amalan baik tidak akan diterima setelahnya karena mereka melakukannya dalam keadaan terpaksa. Kecuali orang-orang mukmin, yang sebelum munculnya matahari dari barat, mereka beriman dan beramal sholeh dan mereka tetap di atas kebenaran, maka amalannya akan diterima.

Oleh karena itu, sebagai seorang muslim hendaknya segera bertaubat kepada Allah swt dengan taubatan nasuha dari segala dosa, bagaimanapun dosa yang kita miliki, dan jangan menundanya. Dalam sebuah hadits shahih yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah saw bersabda, “Barang siapa bertaubat sebelum terbitnya matahari dari barat, maka Allah swt akan menerima taubatnya.”


* Diambil dari kajian Ust. Abdullah Roy




 
Active Search Results