Kajian 15 : Dajjal (3)



Dajjal merupakan manusia dan bukan Tuhan. Ia tidak punya anak atau keturunan. Keajaiban-keajaiban dan kehebatan yang diciptakannya adalah semata-mata atas izin Allah dan bukan kekuatan Dajjal itu sendiri. Ini semua untuk menguji manusia akan keimanannya masing-masing. 

Hal yang perlu dicatat di sini bahwa akan berbondong-bondong manusia menjadi pengikut Dajjal. Karenanya masa kemunculan Dajjal merupakan masa emas bagi syaitan karena ia akan mendapat pengikut sebanyak-banyaknya di neraka. 


Ketahuilah, apabila iman kita mulai goyah ketika melihat Dajjal, maka ingatlah bahwa Allah tidak mungkin buta sebelah matanya. Dan tak mungkin pula kita dapat melihat Allah di dunia, karenanya kita hanya bisa melihatNya setelah kita diwafatkan.

Sebagai seorang Muslim, hendaknya kita mengimani kemunculan Dajjal ini dan berusaha mengikuti petunjuk-petunjuk Rasulullah karena beliau sudah mewasiatkan banyak hal terkait Dajjal agar umatnya senantiasa selamat. Berikut adalah merupakan hal-hal yang harus kita lakukan agar terhindar dari fitnah dan keburukan Dajjal.

1.       Berusaha mengenal Allah dengan nama-nama dan sifat-sifatNya. Karena orang-orang yang mengikuti Dajjal adalah orang-orang yang tidak mengenal Allah Rabbul Alamiin.

2.       Mengikuti sunah Rasulullah

3.       Memperbanyak membaca do’a ketetapan hati : Yaa Muqolibbul qulub tsabit qolbi ala diinik. dan do’a tahiyat akhir sebelum salam : Allahumma inni ‘audzubika min adzabi Jahannam wamin adzabi qobri, wamin fithnati mahyaa wa mamats, wamin syarri fithnati masihid dajjal.

4.       Berusaha menjauh Dajjal apabila mendengar kedatangannya karna Dajjal memiliki subhat atau kerancuan yang dapat menggoyahkan iman seseorang. Dalam riwayat lain disebutkan bahwa manusia akan pergi ke gunung-gunung untuk menghindari Dajjal.

5.       Hendaklah pergi ke dua tanah Haram, Mekah dan Madinah. Karena Dajjal tidak dapat masuk ke dalam kedua kota tersebut.

6.       Apabila terpaksa bertemu dengan Dajjal, hendaklah bersabar tetap di atas kebenaran dan tidak menaati Dajjal tersebut, dan hendaklah membaca 10 ayat pertama surat Al Kahfi sehingga ia terjaga.

7.       Apabila melihat Dajjal dengan membawa 2 sungai yang satu adalah sungai api dan satunya lagi adalah sungai air, maka pejamkanlah mata kalian, tundukkan kepala dan pilihlah sungai api karena sesungguhnya ia adalah air yang dingin.

Dajjal akan muncul di masa Imam Mahdi dan sebelum kemunculan Nabi Isa. Yang kemudian Nabi Isa turun untuk membunuh Dajjal. Dan kewajiban kita sebagai seorang muslim adalah meyakini kedatangannya sebagaimana dikabarkan dalam hadits-hadits yang shahih dan mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan berdoa dan mengikuti petunjuk Rasulullah saw karena Dajjal bukanlah simbol semata dan dia bukanlah khayalan. Semoga kita dan keluarga kita terlindung dari fitnah Dajjal. 

Aamiin 


* Disadur dari Kajian Ust. Abdullah Roy



 
Active Search Results